
LPM IIQ An Nur Yogyakarta dan LPM UNSIQ Jalin Kerja Sama Penguatan Sistem Mutu
Wonosobo, 25 Juni 2025—Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta melakukan kunjungan studi banding ke LPM Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo, Jawa Tengah, pada Rabu (25/06/2025). Kegiatan benchmarking yang bertempat di Ruang Smartroom Gedung Lembaga UNSIQ ini bertujuan untuk mempererat kerja sama antar-kampus Islam dan meningkatkan kualitas sistem penjaminan mutu internal.
Rombongan dari IIQ An Nur Yogyakarta, yang dipimpin langsung oleh Rektor Dr. Ahmad Shihabul Millah, M.A., bersama Ketua LPM Nindya Rachman Pranajati, M.Pd., dan Sekretaris LPM Muchamad Mufid, M.Pd., disambut oleh tim dari UNSIQ Wonosobo, termasuk Ketua LPM Dr. Muhamad Ali Mustofa Kamal, A.H., M.S.I., Sekretaris LPM Nahar Mardiyantoro, M.Kom., Kepala Pusat Pangkalan Data Muafani, M.T., dan Staf LPM Farihah Indriani, M.Kes.
Dalam pemaparannya, Mustofa Kamal menyinggung sejarah hubungan erat antara UNSIQ dan IIQ An Nur Yogyakarta, mengingat UNSIQ sendiri dahulu bernama “IIQ Wonosobo” sebelum berubah menjadi “Universitas Sains Al-Qur’an” pada tahun 2001. Ia menyebut, kesamaan visi dan akar historis menjadikan sinergi antara kedua institusi ini semakin relevan.
“Kunjungan ini menjadi wujud nyata ukhuwah akademik antar-kampus Islam. Semoga hasil diskusi kita hari ini menjadi bekal penting dalam membangun mutu pendidikan tinggi Islam yang unggul dan adaptif,” ujar Mustofa Kamal.
Sesi utama acara dibuka dengan pengantar diskusi oleh Muafani. Kemudian, Nahar Mardiyantoro memaparkan capaian-capaian strategis yang diraih oleh LPM UNSIQ, termasuk pengalamannya dalam meraih akreditasi institusi “UNGGUL” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ia juga menyampaikan bahwa LPM UNSIQ telah mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang terintegrasi dengan basis data digital dan sistem informasi kampus.
“UNSIQ, alhamdulillah, telah berhasil membangun SPMI yang terintegrasi dengan sistem informasi kampus dan pangkalan data mutu internal,” jelas Nahar Mardiyantoro.
Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang aktif dan terbuka. Kedua belah pihak bertukar wawasan mengenai praktik-praktik terbaik, mulai dari pengelolaan dokumen mutu, monitoring dan evaluasi internal, strategi akreditasi, hingga digitalisasi sistem mutu.
Shihab menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan pihak UNSIQ dalam berbagi pengalaman, khususnya terkait penguatan kelembagaan mutu dan integrasi sistem informasi.
“Kami sangat berterima kasih atas keterbukaan dan pemaparan sistemik dari pihak UNSIQ. Banyak inspirasi dan wawasan baru yang sangat bermanfaat untuk memperkuat roadmap mutu di IIQ An Nur Yogyakarta,” ujar Sihab.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama. Kedua institusi sepakat untuk menindaklanjuti kerja sama dalam bentuk pelatihan mutu bersama, pertukaran narasumber, hingga pembentukan forum sinergi antar-LPM ke depan.


